Pastor Conference 2025: Membakar Semangat Pemimpin Rohani di Tengah Tantangan Zaman
Surabaya, 9 Juni 2025
Para pendeta dan pemimpin rohani dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul dalam semangat kesatuan dan kerinduan untuk diperlengkapi lebih dalam lagi dalam Pastor Conference 2025 yang digelar di GBI Maranatha, Ruko Klampis Megah Blok I No. 9–16, Surabaya, pada Senin, 9 Juni 2025, pukul 09.00 – 14.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia Raya (PSPI-R) Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Timur.
Acara ini diinisiasi sebagai respon terhadap dinamika dan tantangan pelayanan masa kini, di mana gereja membutuhkan gembala-gembala yang tidak hanya handal secara kepemimpinan, tetapi juga peka secara rohani dan berjalan dalam kuasa Roh Kudus. Dengan tema besar memperlengkapi hamba Tuhan di tiga area utama — aktivasi karunia Roh Kudus, kehidupan doa yang menyala, dan keseimbangan antara pelayanan dan keluarga — konferensi ini menjadi momen strategis bagi para peserta untuk dipulihkan, diteguhkan, dan dipersiapkan kembali untuk ladang pelayanan.
Dua Pembicara Internasional, Satu Visi Ilahi
Sesi pertama disampaikan oleh Pastor Samuel Bhalerao, pendiri Calvary Blessing Ministry, Hyderabad, India. Dikenal sebagai hamba Tuhan dengan karunia kenabian, Pastor Samuel menyampaikan pesan profetik yang kuat mengenai pentingnya mengerti karunia pelayanan (jawatan) dan karunia manifestasi Roh Kudus dalam kehidupan seorang pemimpin rohani.
Sesi kedua dibawakan oleh Pastor Daniel Handy, pendiri Doxa Ministry, yang dikenal lewat pelayanannya di media sosial, khususnya TikTok. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kehidupan doa, pelayanan, dan keluarga, serta penggunaan media secara bijak untuk memperluas pengaruh Kerajaan Allah.
Sinergi dan Kolaborasi Antar Pemimpin
Ketua Panitia, Pdt. Budi Djunaedi, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme peserta dan kerja sama panitia. Sementara itu, Ketua DPW PSPI-R Jawa Timur, Pdt. Yohan Taniwihardja, menyampaikan harapannya agar konferensi ini menjadi titik tolak kebangkitan baru bagi pemimpin rohani di wilayah ini.
“Kami percaya bahwa pemimpin yang dipenuhi Roh Kudus dan hidup dalam keseimbangan akan melahirkan gereja-gereja yang kuat, sehat, dan berdampak luas di masyarakat,” ujar Pdt. Yohan.
Arah Baru Pelayanan yang Berdampak
Pastor Conference 2025 tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga menjadi wadah perjumpaan rohani yang menyegarkan kembali visi pelayanan. Banyak peserta menyampaikan komitmen baru untuk memperdalam kehidupan doa, membuka diri terhadap pekerjaan Roh Kudus, dan lebih bijak dalam membagi waktu antara pelayanan dan keluarga.
Dengan keberhasilan pelaksanaan konferensi ini, banyak pihak berharap Pastor Conference dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat sinergi antar pelayan Tuhan lintas denominasi dan generasi.
Liputan oleh: Sekretariat PSPI-R DPW Jawa Timur